Minggu, Agustus 07, 2011

Ibu Menyusui Saat Puasa

Sebenarnya, ibu yang menyusui bayi 1-6 bulan dianjurkan untuk menunda berpuasa di bulan Ramadhan karena bayi usia 1-6 bulan memerlukan ASI eksklusif dan tidak memiliki asupan lain. Tetapi bila ada ibu menyusui ingin berpuasa maka sebaiknya tetap makan tiga kali sehari. Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC, Ketua Sentra Laktasi Indonesia, "Ibu menyusui kan dalam agama diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Tapi andaikan ia masih menyusui tapi bayinya sudah diatas 6 bulan dan ingin berpuasa, maka makannya harus tetap tiga kali". Bagaimana caranya?

Menurut Dr Utami, ibu menyusui yang ingin berpuasa hendaknya tetap makan tiga kali sehari, yaitu saat sahur, berbuka puasa dan setelah sholat tarawih. Makannya tetap makanan dengan gizi seimbang. Dan selalu sedia air putih di samping tempat tidur, jadi sewaktu-waktu ia haus maka bisa langsung minum. Karena cairan itu penting untuk ASI.

sebenarnya ibu yang menyusui boleh-boleh saja berpuasa, karena pada dasarnya ketika seorang ibu menyusui mengalami kurang gizi ringan dan sedang sekalipun, ASI masih bisa keluar dengan jumlah dan komposisi yang cukup untuk si bayi. ASI bisa terganggu ketika ibu mengalami kurang gizi berat.

Oleh karena itu, usahakan jangan berikan susu formula untuk anak tapi beri makan yang bergizi untuk si ibu. Karena hal itu jauh lebih baik ketimbang harus memberi susu formula yang harus membutuhkan air bersih untuk mengolahnya yang belum tentu steril.

Sebenarnya tidak ada makanan khusus bagi ibu yang menyusui, sama saja seperti kita yang tidak menyusui. Tetap harus makan gizi seimbang, karbohidrat cukup, sayur dan buah, jangan terlalu banyak garam-garaman, lemak, gula, junk food. WAJIB banyak minum air putih dan sebenarnya TIDAK PERLU SUSU untuk IBU Menyusui karena yang dibutuhkan adalah cairan dan cairan yang paling bagus adalah air putih. Tapi jangan air es, cukup air biasa atau air hangat.

Ibu yang menyusui perlu istirahat yang cukup. Istirahat yang terbaik adalah dengan cara tidur, atau sekadar relaks menenangkan pikiran. Jangan berhenti menyusui, karena semakin sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.

Bagi ibu yang bekerja (di kantor) yang biasanya memerah ASI, disarankan untuk tetap melakukan kegiatan memerah ASI seperti biasa dengan tetap memperhatikan tips-tips seperti yang sudah disebutkan di atas. Kembali berpegang pada prinsip bahwa semakin banyak ASI dikeluarkan maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi.


Diketik dan disusun oleh: OmCan
Sumber:
http://health.kompas.com/
http://www.detikhealth.com/
http://asuh.wikia.com/wiki/
http://aimi-asi.org/





Artikel Terkait :



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar atau masukan ya :)