Selasa, Februari 19, 2013

Contoh-contoh Globalisasi

Artikel ini menjelaskan contoh-contoh globalisasi, faktor-faktor pendorongnya, dan disertai juga pengertian tentang Perdagangan Bebas Dunia. Artikel ini semoga juga membantu siswa-siswi dalam mencapai salah satu kompetensi dasar pelajaran PKn Sekolah Dasar kelas 4, yakni "Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya".

Pengertian globalisasi dunia adalah menyatunya negara-negara yang ada di dunia menjadi "satu negara" yang sangat besar tanpa mengenal batas.

Globalisasi dapat terjadi di bidang informasi, contohnya:
  • Siaran langsung pertandingan sepakbola Piala Dunia dapat disaksikan secara langsung di seluruh pelosok Indonesia dan negara lainnya pada waktu yang bersamaan.
  • Siaran langsung berita tsunami di Aceh pada tahun 2004 disaksikan secara langsung di berbagai belahan dunia.

Globalisasi di bidang budaya, contohnya:
  • Mode pakaian yang sedang tren di Paris, pada waktu bersamaan juga tren di Indonesia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Italia, Papua Nugini, dan negara lainnya.
  • Model berpakaian mini-mini ala penyanyi atau aktris Korea ditiru oleh remaja perempuan Indonesia, Jepang, dan negara-negara Asia lainnya.

Globalisasi di bidang ekonomi
Globalisasi di bidang ekonomi adalah menyatunya kegiatan ekonomi produksi, konsumsi, maupun investasi antar negara yang terjadi di dunia. Globalisasi di bidang ekonomi, contohnya:
  • Globalisasi di bidang produksi misalnya gaun pengantin buatan Indonesia, tetapi bahan baku kainnya diambil dari India, kancing-kancing dan perhiasannya diambil dari Hongkong, sedangkan modelnya hasil rancangan desainer terkenal di Perancis. Dari Indonesia hanya tukang jahitnya. Maka hasil gaun pengantin tersebut bukanlah hasil produksi Indonesia melainkan hasil kerjasama global.
  • Globalisasi di bidang investasi misalnya seluruh pengusaha di dunia dalam era globalisasi akan diberi kebebasan untuk menanamkan modalnya dan mendirikan perusahaan di berbagai negara. Pengusaha Jepang mendirikan pabrik mobil Toyota di Indonesia, begitu juga orang Indonesia diperkenankan mendirikan pabrik kerajinan rotan di Amsterdam (Belanda).
  • Globalisasi di bidang konsumsi ditandai dengan munculnya organisasi perdagangan bebas dunia, yaitu barang-barang konsumsi dari satu negara bebas masuk ke negara lainnya dengan tanpa proteksi dan pembatasan serta bebas dari bea masuk atau bea impor. Contoh berikutnya, Restoran asli McDonald's terletak di San Bernardino, California melayani hamburger, milkshake, dan kentang goreng. Jika kamu pernah makan hamburger McDonald yang ada di California, Prancis, Malaysia, dan yang ada di Indonesia, tentu rasanya sama saja karena dibuat dengan resep yang sama dan diproduksi oleh perusahaan yang sama. Ini bukti bahwa dunia menjadi satu.

Hal-hal pendorong terjadinya globalisasi ekonomi dunia, antara lain:
  • Adanya kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi sehingga menjamin kemudahan terlaksananya transaksi ekonomi antar negara.
  • Adanya kemajuan ilmu pengetahuan di bidang teknologi transportasi sehingga memudahkan transfer barang dan jasa antar negara.
  • Adanya kemajuan kerjasama ekonomi internasional yang semakin erat sehingga memudahkan terjadinya kesepakatan-kesepakatan antar negara.

Sedangkan Perdagangan Bebas Dunia adalah perdagangan yang dilakukan antar negara yang satu dan negara lainnya, tanpa ada hambatan perdagangan, seperti proteksi, bea masuk, larangan impor, subsidi terhadap industri dalam negeri, dan kuota. Perdagangan bebas masih dibatasi dalam beberapa kawasan tertentu, antara lain: Asean Free Trade Area (AFTA), Asia Pacific Economy Cooperation (APEC), dan European Free Trade Area (EFTA). Tujuan yang ingin dicapai oleh masyarakat atau negara yang melaksanakan perdagangan bebas, yaitu memperoleh keuntungan dengan spesialisasi internasional.


sumber gambar:
http://www.shnews.co/





Artikel Terkait :



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar atau masukan ya :)