Minggu, Agustus 01, 2010

Jangan Remehkan Manfaat Sarapan (1)

Manfaat besar atau khasiat sarapan pagi selama ini masih belum diketahui beberapa orang. Sepengetahuan saya, banyak dari anak-anak (..bahkan mungkin orangtuanya juga) masih malas sarapan pagi. Banyak di antara mereka (anak dan orangtua) yang malas untuk sarapan pagi karena beberapa alasan sebagai berikut:
  1. tidak ada waktu untuk sarapan, takut terlambat,
  2. rasa mual saat sarapan karena tidak terbiasa,
  3. khawatir nanti mengantuk setelah sarapan,
  4. atau memang ingin mengurangi makan dengan tidak sarapan karena ingin tubuhnya langsing.
Jika Anda mengatakan khawatir mengantuk setelah sarapan, atau saat sarapan malah merasa mual, maka perlu dipertanyakan jangan-jangan cara dan menu “sarapan"nya yang salah. Terus apa betul sarapan bikin gemuk, bukannya malah sarapan membuat langsing?
Tidak ada waktu untuk sarapan? Masak sih, jangan-jangan karena tidak terbiasa bangun pagi atau memang sejak dari awal sarapan sengaja tidak direncanakan, alias tidak dianggap penting

Alasan-alasan tersebut adalah sebuah masalah yang harus dipecahkan dengan pengetahuan yang benar tentang sarapan.

Berikut penjelasan dari saya
yang membahas tentang:
1. Manfaat sarapan pagi
2. Menu sarapan yang benar (sehat)
3. Cara sarapan yang benar (menjawab masalah-masalah di atas)

Tulisan ini saya bagi menjadi 3 halaman.


Apa arti “Sarapan" secara bahasa?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Depdiknas RI:
Sarap, menyarap adalah makan sesuatu pada pagi hari (sebagai alas perut agar terhindar dari sakit perut yang kosong); atau makan pagi. Sarapan adalah makanan pada pagi hari.


Apa sih manfaat dari sarapan pagi itu?
Pertama, Tubuh kita bisa diibaratkan seperti Laptop yang memiliki baterai sebagai cadangan sumber energi, dan listrik dari PLN sebagai sumber energi utamanya. Jika baterai Laptop tersebut tidak ada, lalu tiba-tiba listrik mati di tengah-tengah pekerjaan, maka pasti akan menjadi masalah bagi pemakai Laptop, sebagian data akan rusak atau hilang. Sama halnya dengan tubuh manusia yang setelah tidur kurang lebih 8 jam saat malam hari lalu saat bangun tidak menyempatkan diri untuk sarapan. Padahal ketika kita tidur, tubuh menggunakan banyak energi untuk memulihkan tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak. Jika malas untuk sarapan, maka energi yang diambil oleh tubuh untuk beraktivitas adalah energi cadangan yang ada di dalam otot dan hati, berupa glikogen. Tentu saja glikogen ini sifat terbatas, karena fungsinya hanya untuk memberikan kesempatan kita untuk mengonsumsi makanan lagi sehingga tubuh kita tidak sampai rusak karena lapar. Lapar sebenarnya adalah signal dari tubuh untuk memberitahukan manusia agar segera makan. Signal ini akibat asam lambung yang diproduksi oleh lambung yang memberikan rasa lapar pada manusia.

Tidak sarapan ada hubungannya dengan sakit maag. Dr. Fatimah Eliana Taufik, SpPD menjelaskan...
...Lanjut ke halaman 2...


Halaman
[1] [2] [3]





pendidikan ipa sd, sekolah dasar ilmu pengetahuan alam, belajar pendidikan lingkungan, kelas ilmu pengetahuan alam, science fact knowledge blog, sekolah dasar kelas, belajar ipa sd




Artikel Terkait :



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar atau masukan ya :)