Rabu, April 16, 2014

Kompetensi Dasar Hubungan Awan dan Cuaca

Pengertian yang perlu diketahui terlebih dulu:

  1. Cuaca = keadaan udara di waktu singkat di daerah tertentu saja.
  2. Iklim = keadaan rata-rata udara di waktu lama di daerah yang luas.
  3. Meteorologi = Ilmu yang mempelajari cuaca.
  4. Klimatologi = Ilmu yang mempelajari iklim.


Di mana cuaca terbentuk?
di bagian troposfer pada atmosfer.


Bentuk Awan dan Ciri-cirinya
Ada 3 bentuk utama awan dan ciri-cirinya:
Stratus = berlapis-lapis, menutupi langit secara merata.
Kumulus = bergumpal-gumpal.
Sirus = berserat, tipis, putih, sendiri-sendiri.

Hubungan bentuk awan dan cuaca

  1. Stratus --> cuaca hujan gerimis
  2. Kumulus abu-abu atau gelap --> cuaca hujan deras
  3. Kumulus putih --> bisa jadi cuaca cerah
  4. Sirus --> jika jumlahnya banyak di langit maka cuaca berawan, tapi jika sedikit maka cuaca cerah.


Bentuk Awan


Macam Cuaca dan ciri-cirinya

  1. Cuaca cerah = cahaya matahari tak terhalang, angin semilir.
  2. Cuaca panas = tidak ada awan, tidak ada angin.
  3. Cuaca berawan = cahaya matahari terhalang awan tipis
  4. Cuaca dingin = langit berawan tebal, angin kencang.
  5. Cuaca hujan = langit berawan hitam dan tebal, angin kencang.


Hal-hal yang diamati untuk mengetahui keadaan cuaca:

Minggu, April 13, 2014

Asal Garam dan Rasa Asin Air Laut

Garam dapur sebagian besar berasal dari daerah daerah pesisir  yang  panas. Hal ini karena semakin panas suatu wilayah lautan, semakin tinggi pula kadar garam di air laut tersebut. Mengapa? Itu karena hanya H2O yang menguap sedangkan garam tetap di laut, sedangkan garam tetap terus bertambah di laut disuplai melalui aliran sungai yg melewati mineral-mineral terlarut yg ada di daratan dan kemudian bermuara ke laut. Namun, pembentukan sedimen dan kebutuhan biologis organisme menyebabkan jumlah zat terlarut tetap seimbang.

sumber gbr: indonetwork.co.id
Para petani garam membuat tambak yang berupa petak-petak sempit untuk menjebak air laut yang sedang pasang. Setelah terkena panas matahari, garam yg terdapat pada air laut yang terjebak tadi mengendap, dan para petani mengeruk endapan garam tersebut dan menjadi kristal garam yang masyarakat kenal dengan nama garam grosok atau garam krosok.

Garam grosok kemudian diolah menjadi garam dapur (NaCl). Garam grosok mengandung lebih banyak mineral dibandingkan garam dapur. Itu karena garam dapur hanya terbentuk dari 2 unsur yakni natrium dan klorin, sedangkan garam grosok mengandung 10 unsur, antara lain: magnesium, belerang, kalsium, kalium, bromin, karbon, nitrogen,