Selasa, Februari 14, 2017

Simple Water Rocket

Peluncur dan roket air sederhana

Alat dan bahan:
1. untuk membuat peluncur
  • 4 tutup pipa ½”
  • 1 tube dari ban dalam bekas
  • sedikit potongan balon karet (optional)
  • bor dan mata bor seukuran tube (jika ada), atau menggunakan baut (seukuran tube) dan tang
  • pipa paralon ½” kurang lebih 1 m
  • 3 pipa T ½”
  • lakban hitam
2. untuk membuat roket
  • lakban hitam
  • kardus bekas
  • gunting atau cutter
  • 2 botol plastik bekas ukuran 1.500 ml
  • lem tembak (optional)
3. spidol dan penggaris
4. pompa angin

Langkah-langkah pembuatan peluncur roket air
Pertama, ambil bagian tube dari ban bekas dalam dengan cara mengguntingnya. Gunting melingkar seukuran diameter lubang pipa paralon ½”
Kedua, rakit pipa paralon ½”, pipa T, dan tutup pipa seperti gambar berikut ini. Pipa paralon yang paling panjang digunakan sebagai meriamnya berukuran panjang 30 cm.
Ketiga, salah satu tutup pipa dilubangi menggunakan bor. Jika tidak ada bor maka kita bisa menggunakan baut yang dipegang dengan tang lalu dipanaskan. Buat lubang dan pasang tube seperti gambar berikut ini. Pastikan tube terpasang rapat.
Keempat, jika bentuk rakitan peluncur sudah benar maka lebih amannya dipasang ulang menggunakan lem pipa. Tapi sebenarnya jika tekanannya udara nantinya rendah maka masih aman tanpa lem pipa, seperti peluncur saya ini.
Kelima, pasang botol pada pipa meriam dan beri tanda menggunakan spidol sejauh mana pipa meriam masuk pada botol.
Keenam, pada bagian pipa yang sudah ditandai, balut dengan lak ban hitam sampai setebal diameter lubang tutup botol. Hal ini agar botol saat dipasang bisa tertutup rapat. Lihat gambar berikut ini.

Langkah-langkah pembuatan roket air
Pertama, gambar sirip pada karton lalu digunting. Jadikan sirip pertama yang sudah jadi sebagai pola untuk sirip yang berikutnya.

Kedua, lapisi sirip menggunakan lakban agar tidak mudah basah.
Ketiga, berikutnya kita bikin ujung roket. Potong bagian atas salah satu botol plastik dan isi dengan pemberat secukupnya, prinsipnya bagian ujung roket ini harus lebih berat. Pemberat bisa berupa tanah, kerikil, baut bekas, dan lain sebagainya. Lihat gambar.
Keempat, pasang ujung roket pada bagian bawah botol plastik yang masih utuh. Balut bagian sambungan menggunakan lakban agar ujung roket menempel erat. Lihat gambar.
Kelima, pasang sirip di bagian bawah roket menggunakan lem tembak atau langsung menggunakan lakban. Lihat gambar.
 6. Beginilah bentuk roket air yang sudah jadi.


Oh iya, untuk bentuk peluncur roket air milik saya itu hanya usulan, sesuai selera saja. Tapi jika bentuk berbeda maka tentunya nanti berimbas pada jumlah dan macam pipa sambungan serta panjang pipa paralon yang berbeda pula.

Cara memainkan roket air
  1. Isi roket dengan air dari bagian bawah roket hingga 1/3 atau ¼ bagian roket.
  2. Kemudian, pasang roket air pada meriam peluncur. Usahakan air tidak masuk ke lubang meriam dan tidak tumpah.
  3. Pasang roket pada meriam rapat-rapat sehingga air tidak bisa keluar dari roket saat dibalik atau dimiringkan.
  4. Pasang selang pompa angin pada tube peluncur dan pompa dengan cepat hingga roket air melesat dengan sendirinya.
  5. Peluncur roket ini termasuk sederhana, tanpa pengait. jika Anda ingin roket air mampu melesat lebih tinggi, maka tekanan udara di dalam roket air harus lebih besar lagi dengan cara Anda menahan roket air menggunakan pengait.
  6. Anda bisa lihat salah satu contoh pengait pada video percobaan roket air milik saya berikut

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar atau masukan ya :)