Selasa, Maret 22, 2011

Meningkatkan Kecerdasan Anak melalui GAME

Meningkatkan Kecerdasan Anak melalui GAME

Konflik biasanya terjadi antara orangtua dan anak saat melihat anaknya sering bermain game atau permainan (misal Play Station, video game, main sepakbola dengan teman, main kelereng, dll) sehingga mengurangi jam belajarnya. Bahkan bagi beberapa orangtua, permainan atau game dinilai sebagai kegiatan yang menghambat proses belajar anak.

Menurut Dokter Spesialis Saraf atau Neurologist dr. Arman Yurisaldi S. M.S., SpS, mengatakan bahwa orangtua harus memahami bahwa tidak semua game/permainan anak-anak berdampak buruk, tetapi dapat pula digunakan sebagai alat yang merangsang atau mengaktivasi kecerdasan otak yang dikenal dengan istilah “High Brain Function” di dalam ilmu kedokteran saraf modern. Lokasi atau bagian pada otak yang dapat terangsang atau teraktivasi melalui game atau permainan adalah bagian Otak depan, Otak kiri, Otak kanan, Otak kecil atau serebelum, Sirkuit Penghargaan atau reward circuit, Sirkuit Papez, dan bagian Hipokampus atau memori.

Penjelasan selengkapnya tentang bagaimana usaha atau cara meningkatkan kecerdasan anak melalui game adalah sebagai berikut:

dr. Arman menjelaskan bahwa masa anak-anak adalah masa yang sangat peka bagi otak anak untuk menerima berbagai rangsangan kecerdasan. Dokter yang berpraktik di RS. Satyanegara Sunter Jakarta ini menambahkan bahwa nutrisi saja tidak cukup menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak anak, perlu rangsangan atau stimulasi untuk memaksimalkannya. Stimulasi bertujuan merangsang sel-sel neuron pada otak anak agar dapat membentuk jaringan yang kuat sehingga otak anak dapat berkembang secara maksimal.

Menurut dr. Arman, yang juga merupakan konsultan saraf di majalah keluarga modern Goodhousekeeping ini, menjelaskan bahwa dunia anak adalah dunia bermain yang penuh dengan spontanitas dan menyenangkan. Sehingga usaha mengaktivasi otak melalui permainan akan lebih terasa menyenangkan bagi anak-anak. Orangtua bisa memilihkan permainan yang dapat membantu memaksimalkan fungsi atau kemampuan otak dan pikiran anak. Tetapi dr. Arman juga mengingatkan agar orangtua tidak sembarangan memilih permainan atau membebaskan anak-anak dalam memilih permainan, karena ada beberapa permainan yang berdampak buruk bagi perkembangan anak. Dan orangtua perlu juga mengatur jadwal bermain anak setiap harinya agar tetap seimbang dengan kegiatan penting lainnya.

Sifat Otak
Tanpa suatu stimulus atau suatu latihan rutin maka bagian-bagian otak pengendali aktivitas tertentu akan mengalami hambatan perkembangannya. Prinsip kerja otak adalah “Use It or Lose It”. Artinya, bila tidak dilatih/diaktivasi maka akan hilang kemampuannya, bila semakin dilatih atau diaktivasi maka semakin meningkat kemampuannya.

Fungsi setiap lokasi otak manusia adalah sebagai berikut:
  1. Otak depan: adalah area yang menentukan suatu rencana dilaksanakan atau tidak. Pada bagian ini tersimpan nilai-nilai agama, moral, adat-istiadat yang menjadi rambu-rambu tindakan yang dipelajari sejak kecil.
  2. Otak kiri: adalah area yang menentukan kemampuan berbahasa dalam menjelaskan ide-ide. Daerah ini juga merupakan daerah logika matematika.
  3. Otak kanan: adalah area rasa seni. Daerah ini menentukan kemampuan Anda dalam melukis, membuat puisi, membuat novel, dan membuat pilihan kata-kata halus dalam berbahasa.
  4. Otak kecil atau serebelum: area ini adalah area yang memiliki keterlibatan dalam banyak hal, yakni kognitif (pemikiran), afeksi (perasaan), otonom (kemandirian), nyeri, atensi (fokus, perhatian), eksekutif (pemimpin, pengambil keputusan), dan memori.
  5. Sirkuit Penghargaan atau reward circuit: di dalam otak ada zat kimia yang disebut dengan dopamin. Dalam hal belajar, dopamin ini akan membuat anak memiliki rasa senang belajar, bahkan ketagihan belajar. Ketagihan atau tidak terhadap sesuatu tergantung bagaimana kita mengelola sirkuit penghargaan ini.
  6. Sirkuit Papez: suatu jalur utama di otak besar dan berperan untuk mengontrol emosi.
  7. Area Hipokampus atau Memori: merupakan bagian yang berperan pada kegiatan mengingat (memori) dan navigasi atau penguasaan ruangan. Jika Anda gemar dan mudah menghafal sesuatu, masih bisa mengingat sifat-sifat dan kegemaran teman-teman semasa kecil Anda, atau mudah menghafal rute perjalanan maka area hipokampus Anda sangat berkembang dan bekerja dengan baik.

Pemahaman yang Keliru tentang Otak Tengah
Berdasarkan informasi dari dr. Arman Yurisaldi, ternyata perangsangan otak tengah untuk meningkatkan kecerdasan belum dibuktikan dengan menggunakan metode ilmiah yang benar. Berdasarkan penelitian para ahli saraf, sebenarnya bukan otak tengah yang harus dilatih untuk meningkatkan kecerdasan anak, sebagaimana yang sekarang ini lagi booming atau trend dibicarakan orang, melainkan hubungan antara otak besar dan otak kecil yang harus dilatih.

Kemampuan Otak Kecil
Otak kecil yang dahulu diduga hanya berperan sebagai alat keseimbangan, ternyata memiliki fungsi yang besar. Berdasarkan penelitian menggunakan alat kedokteran yang canggih berupa foto PET-scan (Positron Emission Tomography scan) dan f-MRI (functional Magnetic Resonance Imaging) menunjukkan bahwa otak kecil mampu “mengajari” otak besar. Kemampuan otak kecil ini sudah dibuktikan dengan pemeriksaan pemain tetris dengan menggunakan PET-scan. Metabolisme awal bermain tetris meningkat di seluruh bagian otak, terutama otak besar. Namun, semakin lama sinyal PET-scan menunjukkan metabolisme otak besar semakin turun, dan diikuti peningkatan sinyal metabolisme hanya pada otak kecil, dengan skor pemain tetris yang semakin tinggi dan kecepatan permainan yang semakin cepat.







Berikut beberapa permainan yang telah diteliti dan termasuk efeknya terhadap otak berdasarkan ilmu pengetahuan

catatan: jika Anda merasa belum tahu bagaimana permainan yang dimaksud di bawah ini, silahkan mengunjungi  http://id.wikipedia.org/wiki/ untuk mengetahui penjelasannya.


Game yang memberikan rangsangan RINGAN pada:
  1. Otak depan: congklak atau dakon, yo-yo, patekong (mirip petak umpet), bulu tangkis, ular tangga, gundu (kelereng, neker), petak umpet, sunda manda (engkle), tarik tambang
  2. Otak kiri (area bahasa dan logika matematika): yo-yo, patekong, bulu tangkis, ular tangga, petak umpet, tarik tambang
  3. Otak kanan (kreativitas, seni): suwit (sut, gunting batu kertas)
  4. Otak kecil: yo-yo, patekong, lego
  5. Sirkuit Penghargaan: yo-yo, ular tangga
  6. Sirkuit Papez (emosi): yo-yo, bulu tangkis
  7. Hipokampus (memori): yo-yo, patekong, sunda manda (engkle), suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), tarik tambang, Tetris, need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), catur, solitaire

Game yang memberikan rangsangan SEDANG pada:
  1. Otak depan: lego, suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), solitaire
  2. Otak kiri (area bahasa dan logika matematika): congklak atau dakon, gundu (kelereng, neker), lego, sunda manda (engkle), suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), solitaire
  3. Otak kanan (kreativitas, seni): congklak atau dakon, yo-yo, patekong, bulu tangkis, tarik tambang, catur
  4. Otak kecil: ular tangga, rubik’s cube (kubus rubik), Age of Empires (AoE)
  5. Sirkuit Penghargaan: lego, petak umpet
  6. Sirkuit Papez (emosi): ular tangga, lego, petak umpet
  7. Hipokampus (memori): congklak atau dakon, petak umpet

Game yang memberikan rangsangan KUAT pada:
  1. Otak depan: rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE), Tetris, catur
  2. Otak kiri (area bahasa dan logika matematika): rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE), Tetris, catur
  3. Otak kanan (kreativitas, seni): ular tangga, gundu (kelereng, neker), lego, sunda manda (engkle), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE), Tetris, need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), solitaire
  4. Otak kecil: congklak atau dakon, bulu tangkis, gundu (kelereng, neker), petak umpet, sunda manda (engkle), suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), tarik tambang, sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Tetris, need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), catur, solitaire
  5. Sirkuit Penghargaan: congklak atau dakon, patekong, bulu tangkis, gundu (kelereng, neker), sunda manda (engkle), suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), tarik tambang, rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE), Tetris, need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), catur, solitaire
  6. Sirkuit Papez (emosi): congklak atau dakon, patekong, gundu (kelereng, neker), sunda manda (engkle), suwit (sut, gunting batu kertas), hompimpa, gatrik (patel lele), galah asin (gobak sodor), tarik tambang, rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE), Tetris, need for speed (game mobil balap), PES-Konami (game sepakbola), catur, solitaire
  7. Hipokampus (memori): rubik’s cube (kubus rubik), sudoku (number place), prince of persia, moon patrol, Age of Empires (AoE)

Berikut koleksi game OmCan yang bisa di-download secara gratis. Daftar game yang bisa didownload ini berdasarkan game yang paling banyak memberikan rangsangan kuat pada setiap bagian otak (..alasan lainnya, ya karena cuma ini yang saya punya..^^...hihihi).

  1. prince of persia (versi “the sands of time”)
  2. moon patrol
  3. Age of Empires - conqueros expansion
  4. sudoku
  5. tetris

Beberapa file menggunakan .ZIP, untuk membukanya Anda perlu program winzip/winrar, jika Anda belum punya program ini, silahkan klik di sini untuk mendownload gratis.


Disusun dan diketik oleh: OmCan
Sumber baca sana sini: “Metode Aktivasi Otak” oleh dr. Arman Yurisaldi S, M.S., SpS, http://id.wikipedia.org/wiki/



belajar pendidikan, blog pengetahuan, kelas pengetahuan, knowledge blog, sekolah dasar dan menengah, KIDS GEt kNowledge, blogger, blogspot





Artikel Terkait :



2 komentar:

  1. Terima kasih yah... saya sudah unduh semua file gamenya... smoga diberi umur panjang... untuk beramal dan berbuat kebaikan.. Amin.

    BalasHapus

Beri komentar atau masukan ya :)